Jakarta, INDONEWS.ID - Heboh, semarak lagi guyub begitulah perempuan Sumatera Selatan bila berkumpul lalu berhalal bi halal. Acara tersebut di gagas Wiwied Tatung Ketua Umum Perkumpulan Wanita Palembang Sumatera Selatan, di sebuah resto di kawasan Sentul, Bogor. Namun kala Roy Marten diminta tanggapan terkait Ketua Umum PWPSS, menurutnya, cantik, pandai fan salah pilih.

Meski Idul Fitri telah berlalu sekian minggu tapi maaf memaafkan tak pernah berlalu, inilah masyarakat kita, silaturahmi tak harus menunggu Lebaran kapanpun dilaksanakan. Acara tersebut dihadiri artis senior seperti, Connie Sutedja, Roy Marten, Dwi Yan, Sony pwpzQ1Tulung, Norma Yunita, Dude Harlino, Rina Hasyim, Anwar Fuadi, dan lainnya.

Acara tersebut selain halal bi halal, fashion show,arisan, dan yang diluar dugaan ada perayaan ulangtahun Dewi Motik yang didapuk naik ke panggung, ultahnya dirayakan semua yang hadir.

Sebelum merayakan ulangtahun Dewi Motik, pembawa acara meminta Anwar Fuadi naik ke panggung, ia memberi sepatah dua patah kata dan memperkenalkan tamu yang datang terutama dari kalangan selebriti.

Lalu Anwar meminta kawan seperjuangannya menemanj dirinya, yaitu Dwi Yan dan Roy Marten, ketiganya dikenal tukang banyol di kalangan artis, apalagi bila ketiganya berkumpul.

Candaan mereka, kelakar seputar pengalaman ketiganya di dunia film, baik saat shootinh maupun di luar shooting. Masing-masing saling membuka pengalaman mereka terutama soal pribadi mereka terkait urusan ranjang.

Saat ketiganya saling membuka pengalaman mereka, lalu pembawa acara meminta tanggapan Roy Marten tentang Wiwied Tatung dengan 3 kata. Roy spontan mengatakan, pertama cantik, kedua pintar, ketiga salah pilih, sambil melihat Anwar Fuadi, teman seprofesinya.

"Satu cantik, dua pintar, tiga salah pilih. Tapi yang ketiga bukan itu, melainkan Alhamdullilah buat Anwar dan Astaghfirullah buat Wiwied", candanya dalam menjawab pertanyaan MC.

Namun pernyataan itu pun diralat oleh Roy, kalau kata ketiga bukan 'salah pilih' tapi jadi 'tepat memilih', jawaban Roy pun diganjar hadiah berupa bingkisan besar karena mampu mengungkapkan sosok Ketua Umum dalam 3 kata.